menstruasi-sakit

Tanda Tanda Menstruasi Yang Umum Dirasakan Wanita

Menstruasi atau sering disebut datang bulan atau masa haid merupakan suatu masa yang terjadi pada wanita dengan adanya keluarnya darah kotor dari vagina dalam jangka waktu satu minggu. Menstruasi ini terjadi pada wanita yang telah berusia cukup atau telah dewasa. Umumnya wanita yang datang bulan adalah pada usia 13 hingga 15 tahun.

Ada kalanya wanita atau remaja yang belum datang bulan atau menstruasi merasa cemas dan takut. Tapi anda tak perlu takut dan khawatir karena menstruasi ini akan datang pada seluruh wanita pada waktunya.

Waktu Normal Masa Menstruasi

Menstruasi umumnya atau secara normal terjadi pada masa siklus 28 hingga 30 hari atau bisa disebut setiap sebulan sekali. Atau juga sebulan kurang tiga hari. selain itu, adapun jangka waktu masa menstruasi adalah selama satu minggu yakni 7 hari atau bahkan adapun yang kurang tujuh hari dan juga lebih dari tujuh hari hingga mencapai dua minggu lamanya.

Maka jika anda memiliki siklus menstruasi yang tidak normal, segera periksakan ke dokter sebelum akhirnya berakibat fatal. Karena wanita perlu dijaga kesehatannya karena merupakan calon ibu yang harus melahirkan anak melalui cara hamil. Karena salah satu akibat dari tidak teraturnya menstruasi adalah mengalami ketidaksuburan atau bahkan kanker rahim.

Tanda-tanda Terjadinya Menstruasi

Adapun beberapa tanda yang bisa menandakan bahwa anda akan mengalami menstruasi, sehingga anda pun bisa bersiap-siap, baik menyiapkan pembalut atau lainnya sehingga tidak membuat anda kerepotan nantinya. Adapun tanda tanda menstruasi diantaranya adalah:

Nyeri Payudara

Pada saat menjelang menstruasi anda akan merasakan nyeri payudara. Yakni ketika disentuh atau bersentuhan dan bahkan saat terkena bra pun akan mengalami rasa nyeri. Atau bisa dibilang payudara ada terasa sensitif. Payudara juga nampak sedikit membengkak dan terasa sakit bila terkena goncangan. Hal ini umum terjadi pada wanita beberapa hari menjelang menstruasi atau adapun seminggu sebelum menstruasi.

Kram Pada Perut

Menjelang menstruasi biasanya anda akan merasakan keram di perut atau di bagian rahim. Rasa keram ini juga disebut nyeri haid yakni saat proses haid. Namun adapun nyeri haid ini menjadi tanda datanganya menstruasi baik pada beberapa hari sebelum menstruasi. Bahkan adapun yang mengalami kram perut sepanjang menstruasi atau bahkan setelah menstruasi. Hal ini berbeda terjadi pada setiap wanita.

Jerawat Di Wajah

Umumnya wanita yang mengalami jerawat di bagian wajahnya menandakan bahwa ia akan datang bulan. karena itu jika anda memiliki atau timbul banyak jerawat di wajah artinya sebentar lagi anda akan merasakan menstruasi.

Emosi Yang Sensitif

Biasanya wanita yang akan menstruasi selalu marah-marah atau mengalami suasana hati yang aneh dan tidak menentu. Kadang kala cepat marah atau cepat bete dan lainnya sehingga susah ditebak.

keputihan

Apa Ada Keputihan Pasca Melahirkan?

Secara umum wanita mengalami keputihan pada beberapa masa. Sering kali keputihan ini menjadi penyebab ketidaknyamanan bagi setiap wanita. Karena keputihan mengganggu aktifitas sehari-hari. keputihan bisa terjadi karena adanya pengaruh kelenjar di bagian vagina. Selain itu, keputihan pun bisa terjadi akibat adanya jamur yang tumbuh di dalam vagina.

Secara garis besar, keputihan pada wanita bisa terjadi akibat kelelahan atau stres dan juga ketika kondisi tubuh anda sedang tidak fit. Adapun keputihan terjadi pada saat menjelang menstruasi atau setelah menstruasi, kemudian pada saat mengandung, setela melakukan hubungan seksual, dan bahkan adapun yang mengalami keputihan setelah melahirkan.

Bagaimana keputihan terjadi setelah melahirkan?

Ketika terjadi keputihan setelah melahirkan maka anda tak perlu cemas dan khawatir. Karena hal ini bukanlah penyakit. Namun perlu anda waspadai pula bahwa keputihan setelah melahirkan terdapat dua jenis yakni keputihan normal dan juga tidak normal. Keputihan normal ini umumnya berupa cairan berwarna putih. Sementara keputihan abnormal adalah keputihan berwarna hijau kecoklatan, terasa gatal dan juga bau tak sedap, serta cairan tersebut agak kental dan bahkan menggumpal.

Keputihan ini bisa terjadi akibat adanya aktifitas kelenjar di dalam vagina yang terjadi karena adanya pengaruh dari hormon progesteron dan juga hormon estrogen.

Selain itu, keputihan pasca melahirkan juga terjadi secara umum pada wanita melahirkan karena cairan keputihan tersebut merupakan sekret atau cairan yang keluar dari jalan rahim, yakni disebut dengan lochia.

Munculnya lochia akibat adanya peluruhan pada dinding rahim setelah melahirkan. Peluruhan ini akan terus terjadi hingga akhirnya lapisan dinding rahim yang baru bisa terbentuk, yakni dalam artian cairan yang keluar selama proses kembalinya dinding rahim menjadi normal kembali. Lochia ini pada awalnya adalah warna merah layaknya darah menstruasi hingga beberapa hari kemudian berubah warna menjadi pink dan kemudian menjadi warna putih dan adapun yang putih kekuningan.

Bagaimana mengatasi keputihan setelah melahirkan?

Jika anda mengalami keputihan setelah melahirkan maka anda tak perlu cemas asalkan keputihan yang terjadi adalah normal, yakni tidak berbau dan tidak gatal. Namun anda juga perlu waspada karena jamur bisa berkembang biak dan bahkan mengalami peradangan. Karena itu sebaiknya anda kurangi penggunaan antibiotik.

Untuk itu, anda perlu menghindarinya dengan cara sering membersihkan vagina. Jika cairan keputihan yang keluar berlebihan maka anda bisa mengganti celana dalam setiap anda merasa tidak nyaman. Usahakan agar membasuhnya terlebih dahulu sebelum mengganti celana dalam.

Selain itu, pilih celana dalam dari bahan katun agar bisa menyerap keringat. Karena keringat ini pun berpengaruh terhadap banyaknya keputihan. Usahakan pula agar memilih celana dalam yang tidak ketat karena penggunaan yang ketat pun bisa mengeluarkan banyak keringat yang nantinya bisa menjadi bakteri. Yang terpenting adalah menjaga kebersihan vagina sehingga keputihan yang anda alami tetap normal dan tidak menimbulkan bakteri berbahaya.

periode menstruasi

Periode Siklus Menstruasi Yang Baik Untuk Wanita

Sebagai seorang wanita tentu anda harus menerima kodrat wanita untuk mendapatkan masa menstruasi di setiap bulan. menstruasi atau yang disebut dengan datang bulan atau haid telah ada pada wanita dewasa baik pada usia 10 tahun atau hingga 15 tahun, dan menstruasi ini pun merupakan penanda dewasanya seorang wanita.

Setiap wanita tentu memiliki periode menstruasi yang berbeda-beda. Namun, pada umumnya setiap wanita akan mengalaminya setiap satu bulan sekali dengan jumlah hari yang berbeda dari 6 hingga 14 hari setiap periode menstruasi. Selain itu, adapun wanita yang mengalami keterlambatan menstruasi atau bahkan keseringan hal ini dikarenakan siklus yang kurang lancar atau ada gangguan kesehatan pada daerah kewanitaan.

Apa itu siklus menstruasi?

Anda perlu tahu bahwa siklus merupakan sebuah periode atau waktu atau masa. Sementara siklus dalam menstruasi adalah periode seorang wanita mendapatkan masa menstruasi. Adapun siklus menstruasi yang normal untuk wanita adalah selama 28 hingga 30 hari sekali. Pada masa itulah wanita akan mendapatkan menstruasi kembali dan pada masa itupun disebut dengan normal.

Bagaimana Menstruasi  terjadi?

Menstruasi dapat terjadi pada seorang wanita karena bermula dari kantong berisi cairan yang terdapat pada ovarium atau indung telur yang kemudian dilepaskan selama ovulasi sebagai tahapan folikel sepanjang 28 hari periode menjelang menstruasi.

Hingga kemudian setelah terjadinya ovulasi dari oosit matang yakni pada hari 15 hingga 28 maka endometrium atau sel telur yang seharusnya dibuahi bagi wanita yang telah menikah, namun pada usia dini maka endometrium tersebut mulai rusak dan diluruhkan hingga akhirnya menjadi pendarahan menstruasi yang keluar melalui vagina. Pada proses tersebut lah maka wanita sering merasakan kram di perut atau nyeri haid. Darah haid ini pun merupakan sel darah yang tidak terpakai atau disebut darah kotor.

Kapan periode menstruasi?

Adapun siklus untuk menstruasi ini terjadi pada sekitar 28 hingga 30 hari atau setiap sebulan sekali. Atau sebulan kurang tiga hari. inilah periode menstruasi yang dianggap normal. Sementara itu adapun waktu menstruasi umumnya adalah 2 hingga 7 hari dan adapun yang mencapai 14 hari.

Darah yang keluar saat menstruasi ini umumnya sekitar 10-80 ml selama masa menstruasi dan jika lebih dari kadar tersebut maka anda dikatakan tidak sehat. Adapun darah menstruasi tersebut umumnya terasa hangat, kental dan juga berwarna merah pekat atau kadang merah kehitaman.

Gejala apa saja saat menstruasi?

Adapun gejala yang akan wanita rasakan pada saat mengalami masa menstruasi. Beberapa gejala umum tersebut adalah munculnya jerawat pada wajah, terasa nyeri pada perut atau kram pada perut yang berlangsung tiga hari baik di awal atau di akhir atau bahkan sepanjang masa menstruasi. Adapun yang mengalami nyeri payudara, pusing dan juga suasana hati yang sensitif.

menstruasi

Menstruasi Tidak Teratur Ternyata Berbahaya Bagi Wanita

Masa menstruasi atau disebut datang bulan atau haid menjadi sangat layak untuk seorang wanita yang telah dewasa. Setiap wanita akan mengalaminya, maka tak perlu takut bagi kalian yang belum mengalami haid. Masa menstruasi ini umumnya terjadai selama sebulan sekali yakni dengan masa menstruasi selama satu minggu.

Namun, diluar normalnya siklus menstruasi, adapun wanita yang mengalami menstruasi sebulan dua kali atau bahkan dua bulan sekali atau satu setengah bulan sekali dan lainnya secara tidak teratur. Selain itu, adapun waktu masa menstruasi sebanyak dua hari atau bahkan adapun yang mengalaminya hingga dua minggu atau 14 hari.

Sementara siklus normal menstruasi adalah 28 hingga 30 hari. adapun darah yang keluar adalah berwarna merah pekat atau merah kehitaman, dan cukup kental. Jika anda mengalami haid tidak dengan tanda tersebut, atau bahkan berbeda dengan menstruasi pada umumnya maka anda mengalami menstruasi tidak teratur. Saat anda mengalaminya sebaiknya segerakan periksa ke dokter karena nantinya akan lebih berbahaya bagi kesehatan anda.

Adapun Beberapa Akibat Haid Tidak Teratur Yang Perlu Anda Ketahui Diantaranya Adalah:

Terganggu kesuburan

Hal inilah yang paling ekstrim bagi seorang wanita. Karena jika kesuburannya terganggu maka tentu anda akan kesulitan unutk hamil atau bahkan menjadi seorang ibu. Tidak lancarnya haid memang dapat megganggu kesuburan seorang wanita sehingga terkadang akan sulit hamil. Hal ini bisa saja terjadi saat wanita mengalami kista pada bagian rahim bahkan nantinya perlu dioperasi atau melakukan pengobatan jangka panjang. Karena itulah penting untuk anda menghubungi dokter saat hal ini terjadi.

Penyakit kista

Kista merupakan satu jenis penyakit tumor yang jinak yakni kista ovarium yang memang hanya terjadi pada wanita. Sementara adapun kista folikel yang mengganggu wanita sehingga akan terasa nyeri pada bagian rahim dan bahkan dapat membesar. Karena itu jika kista membesar akan semakin berbahaya.

Polip

Selain itu, adapun siklus menstruasi yang tidak teratur dengan tanda yang mengalami pendarahan berat atau jumlah darah yang besar sehingga anda perlu dan harus hati-hati. Kenapa? Karena pendarahan ini bisa menyebabkan polip yang berbahaya bagi tubuh wanita dan juga membahayakan rahim anda.

Kanker serviks

Anda harus hati-hati ketika mengalami haid yang tidak teratur, hal ini pun karena ditakutkan anda terkena gejala kanker serviks. Bahwa kanker ini berbahaa karena kanker ini mampu mengancam wanita tanpa diketahui gejala awalnya dan bahkan sulit terlihat. Karena itu sebaiknya periksakan ke dokter sebelum jenis kanker ini bisa membunuh anda.

Kanker rahim

Adapun penyakit kanker rahim yang memang umum terjadi pada sebagian wanita yang mengalami masa menstruasi tidak normal seperti biasa. Kanker rahim bisa terjadi hingga kanker rahim stadium lanjut yang bisa mengakibatkan banyak pendarahan.